Juni #1 Dibuka dengan Menepi Sembari Mengisi

Hello Jun!
Agak terlambat untuk menyapa, tapi aku ingin tetap menyapa, hehhe

Menepi
Awal Juni yang “libur” ini, bisa dibilang aku banyak memberi ruang untuk diri. Berawal dari mengubah tampilan kamar, tata letak, tata kelola, dan semuanya agar “lebih tertata”, hehehe. Setahun dengan gaya lama, hmmm… sepertinya seru kalau ada hal baru. Aku menghabiskan dua hari untuk menyelesaikan gaya baru kamarku. Sila mampir jika mau, wkwkwk (hanya untuk perempuan yaa, wkwkw).

Aku mengenal diriku sebagai penikmat suasana, hmm suasana berperan cukup besar terhadap “seperti apa aku” berpikir, merasa, atau berperilaku. Aku senang punya waktu untuk mengelola kamarku lagi (akhirnya! Setelah pindahan yang sekadarnya baru sempat punya waktu berkualitas sama menata kamar wkkw – kemana aja dah?!); mulai dari meminimalisasi barang-barang yang sudah tidak perlu, mengatur letak agar sesuai dengan gaya-gayaku (apasih gaya-gaya, wkwkwk), dan lain sebagainya.

Dalam hal ini, aku ternyata “sakit” karena untuk rapi-rapi yang beneran muter balik banyak letak, ada debu beterbangan – lalu ku jadi sakit karena punya alergi debu. Lucunya, di tengah sakit itu, aku senyum-senyum sendiri menikmati hasil kreasi, hihi (masih ketawa dong).

Biasanya, aku memang tidak sering di kamar memang, lebih banyak aktivitas di luar. Tapi, kamar kayak gini jadi nyaman dan banyak inspirasi loh (ternyata, ehehhe). Masih berpikir untuk menambah ini itu di kamar. Ada ide?

Mengisi
Nah, kenapa judulnya “Menepi sembari Mengisi”, selain aku lebih banyak -menepi- menghabiskan me time (baca : menghabiskan novel, LoL); aku juga dapat kesempatan untuk mengisi diri lewat kegiatan bersama komunitas Titik Balik ini!

Tepat tanggal 1 Juni, aku tiba-tiba terpana dengan isi Grup LINE yang katanya jadi teman diskusinya saat itu, ada 200an orang. Alhasil, waktu 2 jam untuk bercakap lewat pesan di Line pun tidak terasa sudah berakhir. Baru kali ini aku jadi pencerita di antara orang sebanyak itu. Oh ya, ini pengalaman kedua sebenarnya untuk ngobrol bareng lewat media sosial. Untung sebelumnya sudah dilatih Kak Sulfani, waktu sharing session sama ibu-ibu anak TK hihihi. Sudah paham bahwa alangkah lebih baik jika menggunakan PC, bukan handphone, agar jempol baik-baik saja, hehe

Banyak hal yang aku pelajari hari itu. Satu hal dulu, aku salut sama mereka. Pertama, mereka terbuka sekali untuk mengisi diri; mereka juga terbuka menerima aku sebagai pencerita, banyak pertanyaan menarik, dan aku paham mereka sedang mencoba bangkit!
Ah, aku dapat suntikan semangat dari sharing session kemarin itu. Terima kasih teman-teman Titik Balik dan semua peserta yang terlibat 😊 Semoga suatu waktu kita bisa bertemu tatap muka yah!

Writing is my way to talk with my self and you too

Leave a reply:

Your email address will not be published.