Langkah Pertama Bounce Back di RPTRA Rasamala

Dari pertengahan 2017 lalu, aku dan Sas berdiskusi tentang Bounce Back, awalnya hanya kita berdua, kemudian bertambah-bertambah-bertambah hingga ada teman-teman lain yang ikut. Semuanya merupakan orang yang sudah aku kenal sebelumnya: Ratih, Nismau, Nina, Virgi, Zando, Sam, dan Kak Clara.

Bounce Back aku mulai dengan semangat untuk membersamai teman-teman yang ingin bangkit dari kegagalan, agar tidak merasa menghadapi sendirian dan kelelahan. Langkah itu ingin dimulai sejak dini, dengan mengembangkan resiliensi diri. Sedikit teoritis, resiliensi adalah kemampuan bangkit kembali dari pengalaman yang bersifat tidak menyenangkan, seperti gagal, kehilangan, dan lainnya.

Kelas pertama Bounce Back berawal dari RPTRA Rasamala, sebuah tempat ramah anak di tengah pemukiman penduduk. Ada sekitar 20-30 anak yang datang di setiap pertemuannya. Kelas ini berlangsung dua kali seminggu setiap hari Minggu selama delapan kali pertemuan.

Langkah pertama ini tidak mudah, banyak hal yang masih perlu dibenahi. Namun, aku merasa lega karena langkah pertama ini dimulai. Artinya, Bounce Back tidak tersimpan begitu saja dalam angan. Ia menjadi nyata, menjemput teman, mengajaknya bangkit bersama :”) Aku juga senang karena ditemani teman-teman yang baik sekali karena mau melangkah sama-sama tanpa ada imbalan apapun.

Semua tentang Bounce Back Project bisa teman-teman simak di link ini >> https://www.instagram.com/bounceback.id/

Kami menutup kelas dengan riang gembira, menggambar mimpi-mimpi yang ingin kami capai. Akan kemana setelah ini? Kita lihat nanti, yah!

Writing is my way to talk with my self and you too

Leave a reply:

Your email address will not be published.