Menyatu di Panti Asuhan YBKN dan Kelas Besar (Banget!)

Langkah Bounce Back berlanjut lagi, kali ini kami mengadakan kelas Resiliensi untuk anak dan remaja di Panti Asuhan Yayasan Benih Kebajikan Nusantara (YBKN). Kelas ketiga untuk anak dan remaja ini punya tantangan baru, kami mesti mempersingkat waktu. Biasanya kelas Bounce Back dijalankan dalam 8 kali pertemuan, tetapi kali ini hanya bisa 5 kali setelah berdiskusi dengan pihak panti. Ada berbagai tantangan-tantangan lain yang juga datang. Tidak apa… kita sedang belajar bukan?

Seperti biasa, setiap ada kelas baru, maka Bounce Back juga kedatangan teman-teman baru. Salah satunya adalah Kak Siwi (mentor di Panti Asuhan Tebet) yang mau jadi koordinator mentor. Ada Kak Dhila juga dari Jemari Tangan yang mau berbagi ilmu dalam pelatihan mentor. Yuhuuu! Kali ini ada 12 mentor yang menemani Bounce Back, siapa saja dia?
1. Adi: ia seumuranku, sudah bekerja. Aku bisa merasakan kalau Adi punya niat yang baik dan punya keinginan belajar lebih banyak. Adi, terima kasih yaah!

2. Andre: waktu lihat namanya masuk ke dalam daftar calon mentor yang mau diwawancara, aku mikir “kok kayak kenal, wkwkw”. Anaknya polos polos pinter, hihii

3. Fatma: dia pendiam, tapi dia mau membantu banyak. Ah, kita perlu ngobrol lagii

4. Rizka: ia seorang jurnalis, yang punya ragam cerita perjuangan, naik turun. Rizka punya sentuhan baik ke anak-anak mentornya.

5. Shafa: Aku belum banyak ngobrol sama Shafa, tapi aku lihat ia gembira menghabiskan waktu dengan anak-anak kecil. Kreatif!

6. Cien: Mapresnya Psikologi UI, dia kreatif banget dalam buat ini itu ini itu. Aku senaaang ada Cien, anaknya aktif juga.

7. Widiya: ntah kenapa jadi merasa sering ketemu di kampus setelah kenal, padahal sebelumnya belum hihi. Widiya juga nggak banyak bicara, tapi bisa dipercaya. Aku suka lihat kelompoknya bareng Nisa, interaktif.

8. Nisa: teman baru Putri dari UNJ. Nisa aktif, suka berbagi juga. Ia mempersiapkan dengan baik hal-hal yang memang perlu disiapkan.

9. Arina: teman baru juga dari UIN, Arina juga cakap dalam membangun hubungan baik dengan orang lain. Aku senang liat dia saat berinteraksi dengan orang lain.

10. Nia: Inget Nia, jadi inget tragedy kecil saat sendal hilang di panti, huhu. Ku ikut sedih. Nia juga berusah memberi yang terbaik untuk kelompoknya. Ia meluangkan waktu meskipun harus menempuh jarak yang tidak dekat.

11. Ilma: aku juga belum banyak berbincang dengan Ilma. Namun, aku lihat, antara ia dan Shafa bisa mengajak anak-anak kecil untuk jadi kalem dalam mengerjakan sesuatu. Salud!

12. Syifa: ia juga adik kelas di psikologi. Ku rasa, Syifa punya banyak cerita yang bisa dibagi. Ia juga jago dalam membimbing kelompoknya.

Kelas Besar (Banget)!
Bounce Back dapat kesempatan kolaborasi dengan UMN (Universitas Multimedia Nusantara) mengisi kelas besar banget tanggal 26 Apeil, haha, ada 400an anak SMP yang jadi pesertanya. Ini kali pertam kelas serame ini. Lokasinya di SMPN 2 Pagedangan.

Kali ini Bounce Back diwakili oleh Dian dan Kak Siwi untuk memperkenalkan kesehatan mental dan stress. Inget ingent waktu persiapan masih seru ngebayangin, gimana yaah itu ketemu 400an anak sekaligus, mau kegiatan apa yah? Tapi semuanya bisa dilakuin, yaaay! Aku lihat videonya, anak-anak antusias sekali mengikuti kegiatan ini. Aku bersyukur Bounce Back bisa ikut ambil peran di sini. Terima kasih UMN! Terima kasih Dian dan Kak Siwi, aku bangga sama kalian!

Writing is my way to talk with my self and you too

Leave a reply:

Your email address will not be published.