Titik Mampir yang Belum Terpikir – Abang None Buku Jakarta Pusat 2019

Lucu!
Satu kata itu berulang kali terucap setiap selesai menjalankan peran juri bahkan sampai kali terakhir di final.

Apa yang membawaku hingga langkah ini sampai di sini?
Penuh kejutan yah!

Namanya Shafira, None Buku Jakarta Pusat 2018, ialah yang “secara nyata” membawaku ke sini, merekomendasikanku pasca ketidakhadiran salah satu juri karena suatu alasan tertentu “sekali”, kemudian di penjurian tahap-tahap berikutnya ternyata masih diberi waktu mencecap pengalamannya dan juga diberi waktu membagi pemikiran dalam masa karantina mereka.

Darimana aku kenal Shafira sebelumnya?
Singkat, terlalu singkat! Ini lucu juga. Ia adalah salah satu orang baik yang ikut berdonasi saat Hari Anak tahun lalu aku mencetak dan berbagi buku cerita pada anak-anak. Pertemuan kami? Singkat. Di kelas pasca kuliah, bertemu untuk aku berikan 1 cetak bukunya. Sekian.

Siapa yang sangka, perkenalan dan pertemuan sesingkat itu membawa aku pada pengalaman yang belum terpikir sebelumnya. Itulah ajaibnya perjalanan, kadang datang hal yang kita tidak sangka beserta segudang bahagianya.

Pertama, bertemu kesempatan belajar.
Kedua, bertemu para teman — panitia, para juri, peserta, finalis.
Ketiga, sepaket cerita dari teman dan suasana.

Semuanya aku nikmati dan aku tukar dengan sebaik-sebaiknya menjalankan peran yang dipercayakan.
Kekurangan tentu masih ada dan karena itulah aku terus memperbaiki dan tidak berhenti.

Aku cukup “keras kepala” perihal pemilihan “duta”. Buatku, ada tanggung jawab, rasa percaya, dan harapan yang dititipkan lebih dari sekadar menjadi juara atau berlenggak cantik di depan mata. Ada kesempatan besar yang diberikan untuk dibalas dengan pengabdian. Orang lain tidak dapat kesempatan itu, berarti kamu istimewa. Konsekuensi dari istimewa? Adanya titipan rasa percaya untuk mewujudkan cita bersama.

Jangan berat dengan satu paragraf di atas yang hadir dari keras kepalanya aku memandang duta, yah!
Yang terpenting, lakukan yang terbaik, lakukan dari hati sebagai rasa syukur atas banyak hal yang diberi.
Jadilah pembelajar 🙂

Writing is my way to talk with my self and you too

Leave a reply:

Your email address will not be published.